Oleh Tonny Sumarsono
PERGESERAN pola penyakit di Indonesia, ternyata telah berubah. Penyebab utama kematian yang dulunya disebabkan oleh penyakit-penyakit infektif, maka kini telah beralih ke penyakit-penyakit degeneratif. Hal ini menyiratkan bahwa negara kita bukan lagi tergolong negara-negara miskin yang biasanya akrab dengan penyakit infeksi.
Penyakit degenaratif seperti kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke), kini menduduki peringkat atas di Indonesia, dan hal ini banyak disebabkan oleh perubahan pola hidup dan pola makan yang berubah dari pola tradisional ke pola modern. Di samping penyakit jantung dan stroke, maka penyakit degenaratif lainnya seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterol, gangguan pencernaan dan kegemukan, geliatnya mulai terus terlihat.
Pola makan tradisional yang kaya akan karbohidrat, tinggi serat dan rendah lemak, berubah ke pola makan modern yang tinggi lemak, tapi rendah serat dan karbohidrat. Serat dapat berasal dari buah-buahan dan sayuran, dan jumlahnya harus cukup agar bisa menjaga kenaikan kolesterol.
Salah satu sayuran yang akan kita bahas adalah wortel, sayuran yang berwarna oranye yang jumlahnya melimpah ruah di negara kita ini. Wortel, sayuran yang pertama kali ditemukan di Afganistan sekira abad ke-7 ini sudah lama dikenal sebagai sayuran yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan penglihatan (mata) kita. Wortel terkenal kaya akan betakaroten, yang dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat penting dalam menjaga fungsi retina mata.
Selain itu, beta karoten juga merupakan zat antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari kemungkinan serangan kanker. Kandungan lainnya yang dominan dalam sayuran ini adalah asam fenolat. Kadar betakaroten dalam wortel terdapat sekira 754 ug, hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan pada kangkung yang hanya 380 ug dan juga bayam yang hanya 404 ug. Semakin oranye warnanya, maka semakin tinggi pula kandungan betakarotennya.
Proses memasak wortel juga sangat berpengaruh terhadap kandungannya. Wortel yang direbus dan ditambah sejumlah minyak/lemak (biasanya dalam membuat tumis), ternyata kadarnya akan meningkat kira-kira sepertiga apabila dibandingkan dengan wortel mentah. Kebaikan lainnya, wortel yang dimasak akan lebih mudah diserap tubuh.
Para peneliti juga mengungkapkan, kadar antioksidan ini akan terus meningkat selama satu minggu penyimpanan dalam suhu tinggi dan sesudah itu, baru kadarnya akan menurun, namun tidak akan lebih rendah dari wortel mentah.
Sebuah riset yang dilakukan oleh Robertson et al memperlihatkan bahwa dengan mengonsumsi wortel sebanyak 200 gr/hari dan selama 3 minggu berturut-turut, bisa mengurangi kadar kolesterol darah sampai 11%. Hal ini cukup bermakna karena penurunan 1% saja kolesterol, dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 2%. Jadi dengan kata lain, dengan mengonsumsi wortel selama 3 minggu, bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 22%.
Peneliti lain — Immanuel Griffith et al. dari Universitas Missouri di Amerika Serikat — juga menyuguhkan hal yang serupa. Para relawan yang rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun yang pernah terkena serangan jantung, diharuskan mengonsumsi wortel selama 1 bulan penuh dengan jumlah 250 gr/hari. Ternyata, hasil pemeriksaan kolesterolnya bisa menurun rata-rata 27%.
Kaitan terdekat bagi mereka yang berkolesterol tinggi, selain risiko serangan jantung, juga risiko terkena stroke. Jika Anda rajin mengonsumsi wortel paling sedikit 5 kali dalam seminggu, ternyata dalam riset bisa menekan risiko terkena stroke sampai 68% apabila dibandingkan dengan mereka yang hanya satu kali, atau bahkan tidak pernah mengonsumsi wortel dalam setiap bulannya. Penelitian di atas cukup representatif karena melibatkan puluhan ribu perawat selama hampir 8 tahun di Universitas Harvard.
Hasil ini juga melengkapi penelitian sebelumnya yang mengatakan dengan mengonsumsi satu setengah batang wortel ukuran sedang setiap hari, bisa mengurangi stroke sampai 40%. Aktivitas antistroke dari wortel ini diduga karena aktivitas beta karoten yang akan mencegah terjadinya plak atau timbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Beta karoten merupakan pigmen paling aktif apabila dibandingkan dengan alpha dan gamma karoten. Biasanya betakaroten lebih dikenal sebagai pro vitamin A yang akan menjadi vitamin A pada dinding usus halus.
Bagi mereka yang sudah terkena stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat setelah stroke. Hal ini merupakan hasil penelitian dari para ahli di Universitas Brussel, Belgia yang menganalisis sekira 80% pasien selama 24 jam setelah mereka terserang stroke. Ternyata para peneliti menemukan kadar vitamin A yang berlebih atau di atas rata-rata pada pasien-pasien itu, menjaga daya tahannya lebih baik dan lebih sedikit mengalami kerusakan neurologisnya. Hal ini menyimpulkan, bahwa vitamin A bisa meredam kerusakan oksidatif tatkala otak kekurangan oksigen selagi terkena serangan stroke.
Jadi bagi mereka yang kini sudah berusia di atas 40 tahun dan ”biasanya” cukup rawan dengan berbagai penyakit degeneratif karena kolesterolnya yang selalu meninggi, maka tunggu apalagi, makanlah wortel dengan teratur. Bukankah upaya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati? Pilihlah wortel yang masih segar, halus kulitnya, dan warnanya yang masih menyala. Untuk mempertahankan kadar betakarotennya agar tidak menurun, maka wortel jangan dikupas, tapi cukup digosok atau disikat sedikit saja, kecuali kalau memang kulitnya sudah rusak atau mengeras. (Sumber: Pikiran Rakyat)***
Home » All posts
Wortel, Turunkan Risiko Serangan Stroke
Oleh Tonny Sumarsono
PERGESERAN pola penyakit di Indonesia, ternyata telah berubah. Penyebab utama kematian yang dulunya disebabkan oleh penyakit-penyakit infektif, maka kini telah beralih ke penyakit-penyakit degeneratif. Hal ini menyiratkan bahwa negara kita bukan lagi tergolong negara-negara miskin yang biasanya akrab dengan penyakit infeksi.
Penyakit degenaratif seperti kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke), kini menduduki peringkat atas di Indonesia, dan hal ini banyak disebabkan oleh perubahan pola hidup dan pola makan yang berubah dari pola tradisional ke pola modern. Di samping penyakit jantung dan stroke, maka penyakit degenaratif lainnya seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterol, gangguan pencernaan dan kegemukan, geliatnya mulai terus terlihat.
Pola makan tradisional yang kaya akan karbohidrat, tinggi serat dan rendah lemak, berubah ke pola makan modern yang tinggi lemak, tapi rendah serat dan karbohidrat. Serat dapat berasal dari buah-buahan dan sayuran, dan jumlahnya harus cukup agar bisa menjaga kenaikan kolesterol.
Salah satu sayuran yang akan kita bahas adalah wortel, sayuran yang berwarna oranye yang jumlahnya melimpah ruah di negara kita ini. Wortel, sayuran yang pertama kali ditemukan di Afganistan sekira abad ke-7 ini sudah lama dikenal sebagai sayuran yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan penglihatan (mata) kita. Wortel terkenal kaya akan betakaroten, yang dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat penting dalam menjaga fungsi retina mata.
Selain itu, beta karoten juga merupakan zat antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari kemungkinan serangan kanker. Kandungan lainnya yang dominan dalam sayuran ini adalah asam fenolat. Kadar betakaroten dalam wortel terdapat sekira 754 ug, hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan pada kangkung yang hanya 380 ug dan juga bayam yang hanya 404 ug. Semakin oranye warnanya, maka semakin tinggi pula kandungan betakarotennya.
Proses memasak wortel juga sangat berpengaruh terhadap kandungannya. Wortel yang direbus dan ditambah sejumlah minyak/lemak (biasanya dalam membuat tumis), ternyata kadarnya akan meningkat kira-kira sepertiga apabila dibandingkan dengan wortel mentah. Kebaikan lainnya, wortel yang dimasak akan lebih mudah diserap tubuh.
Para peneliti juga mengungkapkan, kadar antioksidan ini akan terus meningkat selama satu minggu penyimpanan dalam suhu tinggi dan sesudah itu, baru kadarnya akan menurun, namun tidak akan lebih rendah dari wortel mentah.
Sebuah riset yang dilakukan oleh Robertson et al memperlihatkan bahwa dengan mengonsumsi wortel sebanyak 200 gr/hari dan selama 3 minggu berturut-turut, bisa mengurangi kadar kolesterol darah sampai 11%. Hal ini cukup bermakna karena penurunan 1% saja kolesterol, dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 2%. Jadi dengan kata lain, dengan mengonsumsi wortel selama 3 minggu, bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 22%.
Peneliti lain — Immanuel Griffith et al. dari Universitas Missouri di Amerika Serikat — juga menyuguhkan hal yang serupa. Para relawan yang rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun yang pernah terkena serangan jantung, diharuskan mengonsumsi wortel selama 1 bulan penuh dengan jumlah 250 gr/hari. Ternyata, hasil pemeriksaan kolesterolnya bisa menurun rata-rata 27%.
Kaitan terdekat bagi mereka yang berkolesterol tinggi, selain risiko serangan jantung, juga risiko terkena stroke. Jika Anda rajin mengonsumsi wortel paling sedikit 5 kali dalam seminggu, ternyata dalam riset bisa menekan risiko terkena stroke sampai 68% apabila dibandingkan dengan mereka yang hanya satu kali, atau bahkan tidak pernah mengonsumsi wortel dalam setiap bulannya. Penelitian di atas cukup representatif karena melibatkan puluhan ribu perawat selama hampir 8 tahun di Universitas Harvard.
Hasil ini juga melengkapi penelitian sebelumnya yang mengatakan dengan mengonsumsi satu setengah batang wortel ukuran sedang setiap hari, bisa mengurangi stroke sampai 40%. Aktivitas antistroke dari wortel ini diduga karena aktivitas beta karoten yang akan mencegah terjadinya plak atau timbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Beta karoten merupakan pigmen paling aktif apabila dibandingkan dengan alpha dan gamma karoten. Biasanya betakaroten lebih dikenal sebagai pro vitamin A yang akan menjadi vitamin A pada dinding usus halus.
Bagi mereka yang sudah terkena stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat setelah stroke. Hal ini merupakan hasil penelitian dari para ahli di Universitas Brussel, Belgia yang menganalisis sekira 80% pasien selama 24 jam setelah mereka terserang stroke. Ternyata para peneliti menemukan kadar vitamin A yang berlebih atau di atas rata-rata pada pasien-pasien itu, menjaga daya tahannya lebih baik dan lebih sedikit mengalami kerusakan neurologisnya. Hal ini menyimpulkan, bahwa vitamin A bisa meredam kerusakan oksidatif tatkala otak kekurangan oksigen selagi terkena serangan stroke.
Jadi bagi mereka yang kini sudah berusia di atas 40 tahun dan ”biasanya” cukup rawan dengan berbagai penyakit degeneratif karena kolesterolnya yang selalu meninggi, maka tunggu apalagi, makanlah wortel dengan teratur. Bukankah upaya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati? Pilihlah wortel yang masih segar, halus kulitnya, dan warnanya yang masih menyala. Untuk mempertahankan kadar betakarotennya agar tidak menurun, maka wortel jangan dikupas, tapi cukup digosok atau disikat sedikit saja, kecuali kalau memang kulitnya sudah rusak atau mengeras. (umber)***
PERGESERAN pola penyakit di Indonesia, ternyata telah berubah. Penyebab utama kematian yang dulunya disebabkan oleh penyakit-penyakit infektif, maka kini telah beralih ke penyakit-penyakit degeneratif. Hal ini menyiratkan bahwa negara kita bukan lagi tergolong negara-negara miskin yang biasanya akrab dengan penyakit infeksi.
Penyakit degenaratif seperti kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke), kini menduduki peringkat atas di Indonesia, dan hal ini banyak disebabkan oleh perubahan pola hidup dan pola makan yang berubah dari pola tradisional ke pola modern. Di samping penyakit jantung dan stroke, maka penyakit degenaratif lainnya seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterol, gangguan pencernaan dan kegemukan, geliatnya mulai terus terlihat.
Pola makan tradisional yang kaya akan karbohidrat, tinggi serat dan rendah lemak, berubah ke pola makan modern yang tinggi lemak, tapi rendah serat dan karbohidrat. Serat dapat berasal dari buah-buahan dan sayuran, dan jumlahnya harus cukup agar bisa menjaga kenaikan kolesterol.
Salah satu sayuran yang akan kita bahas adalah wortel, sayuran yang berwarna oranye yang jumlahnya melimpah ruah di negara kita ini. Wortel, sayuran yang pertama kali ditemukan di Afganistan sekira abad ke-7 ini sudah lama dikenal sebagai sayuran yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan penglihatan (mata) kita. Wortel terkenal kaya akan betakaroten, yang dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat penting dalam menjaga fungsi retina mata.
Selain itu, beta karoten juga merupakan zat antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari kemungkinan serangan kanker. Kandungan lainnya yang dominan dalam sayuran ini adalah asam fenolat. Kadar betakaroten dalam wortel terdapat sekira 754 ug, hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan pada kangkung yang hanya 380 ug dan juga bayam yang hanya 404 ug. Semakin oranye warnanya, maka semakin tinggi pula kandungan betakarotennya.
Proses memasak wortel juga sangat berpengaruh terhadap kandungannya. Wortel yang direbus dan ditambah sejumlah minyak/lemak (biasanya dalam membuat tumis), ternyata kadarnya akan meningkat kira-kira sepertiga apabila dibandingkan dengan wortel mentah. Kebaikan lainnya, wortel yang dimasak akan lebih mudah diserap tubuh.
Para peneliti juga mengungkapkan, kadar antioksidan ini akan terus meningkat selama satu minggu penyimpanan dalam suhu tinggi dan sesudah itu, baru kadarnya akan menurun, namun tidak akan lebih rendah dari wortel mentah.
Sebuah riset yang dilakukan oleh Robertson et al memperlihatkan bahwa dengan mengonsumsi wortel sebanyak 200 gr/hari dan selama 3 minggu berturut-turut, bisa mengurangi kadar kolesterol darah sampai 11%. Hal ini cukup bermakna karena penurunan 1% saja kolesterol, dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 2%. Jadi dengan kata lain, dengan mengonsumsi wortel selama 3 minggu, bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung sampai 22%.
Peneliti lain — Immanuel Griffith et al. dari Universitas Missouri di Amerika Serikat — juga menyuguhkan hal yang serupa. Para relawan yang rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun yang pernah terkena serangan jantung, diharuskan mengonsumsi wortel selama 1 bulan penuh dengan jumlah 250 gr/hari. Ternyata, hasil pemeriksaan kolesterolnya bisa menurun rata-rata 27%.
Kaitan terdekat bagi mereka yang berkolesterol tinggi, selain risiko serangan jantung, juga risiko terkena stroke. Jika Anda rajin mengonsumsi wortel paling sedikit 5 kali dalam seminggu, ternyata dalam riset bisa menekan risiko terkena stroke sampai 68% apabila dibandingkan dengan mereka yang hanya satu kali, atau bahkan tidak pernah mengonsumsi wortel dalam setiap bulannya. Penelitian di atas cukup representatif karena melibatkan puluhan ribu perawat selama hampir 8 tahun di Universitas Harvard.
Hasil ini juga melengkapi penelitian sebelumnya yang mengatakan dengan mengonsumsi satu setengah batang wortel ukuran sedang setiap hari, bisa mengurangi stroke sampai 40%. Aktivitas antistroke dari wortel ini diduga karena aktivitas beta karoten yang akan mencegah terjadinya plak atau timbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Beta karoten merupakan pigmen paling aktif apabila dibandingkan dengan alpha dan gamma karoten. Biasanya betakaroten lebih dikenal sebagai pro vitamin A yang akan menjadi vitamin A pada dinding usus halus.
Bagi mereka yang sudah terkena stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat setelah stroke. Hal ini merupakan hasil penelitian dari para ahli di Universitas Brussel, Belgia yang menganalisis sekira 80% pasien selama 24 jam setelah mereka terserang stroke. Ternyata para peneliti menemukan kadar vitamin A yang berlebih atau di atas rata-rata pada pasien-pasien itu, menjaga daya tahannya lebih baik dan lebih sedikit mengalami kerusakan neurologisnya. Hal ini menyimpulkan, bahwa vitamin A bisa meredam kerusakan oksidatif tatkala otak kekurangan oksigen selagi terkena serangan stroke.
Jadi bagi mereka yang kini sudah berusia di atas 40 tahun dan ”biasanya” cukup rawan dengan berbagai penyakit degeneratif karena kolesterolnya yang selalu meninggi, maka tunggu apalagi, makanlah wortel dengan teratur. Bukankah upaya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati? Pilihlah wortel yang masih segar, halus kulitnya, dan warnanya yang masih menyala. Untuk mempertahankan kadar betakarotennya agar tidak menurun, maka wortel jangan dikupas, tapi cukup digosok atau disikat sedikit saja, kecuali kalau memang kulitnya sudah rusak atau mengeras. (umber)***
Ekstrak Serai, Pengusir Nyamuk Alamiah
Oleh Budi Imansyah
(sanitarian dan dosen pembimbing pada AKL Kutamaya, Bandung)
SERAI merupakan tumbuhan herba menahun dan merupakan jenis rumput-rumputan dengan tinggi tanaman sekisar 50-100 cm. Daun tunggal berjumbai; panjang sekira 1 meter; lebar 1,5 cm, tetapi kasar dan tajam; tulang daun sejajar; permukaan atas dan bawah berambut serta berwarna hijau. Batang tidak berkayu, berusuk-usuk pendek, dan berwarna putih. Akar serabut perbanyakan dengan pemisahan tunas atau anakan.
Manfaat serai — terutama pada batang dan daun yang kering — digunakan untuk bumbu masak, minyak wangi, bahan pencampur jamu, dan juga dapat dibuat minyak asiri. Ramuan serai dapat dimanfaatkan sebagai ”pengusir (mengendalikan) serangga”, contohnya nyamuk sebagai vektor (pembawa) penyakit. Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional. Tujuan pembangunan kesehatan pada intinya adalah mencapai kemampuan hidup sehat bagi semua pendududuk Indonesia. Salah satunya adalah pengendalian vektor penyakit. Hal ini sesuai dengan UUD RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, pasal 22 ayat 2, yang berbunyi, ”Pengendalian vektor penyakit merupakan tindakan pengendalian untuk mengurangi atau melenyapkan gangguan yang ditimbulkan oleh binatang pembawa penyakit, seperti serangga (nyamuk malaria dan nyamuk demam berdarah), binatang pengerat (rodent)”.
Demam berdarah dengue (DBD), misalnya. DBD adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue — terutama menyerang anak-anak — dengan tanda-tanda demam tinggi mendadak dengan manifestasi pendarahan dan bertendensi menimbulkan renjatan (shock) dan kematian. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypty.
Pemberantasan vektor ini adalah dengan memutuskan rantai penularannya, yaitu pemberantasan vektor dengan bahan kimia. Masyarakat diharapkan secara aktif berperan berusaha menghindar dari gigitan nyamuk penular dengan menggunakan kelambu waktu tidur, mengoles kulit dengan obat antinyamuk, serta menghilangkan tempat perindukan dan peristirahatan nyamuk penular. Untuk menghindari vektor penyakit (nyamuk), tentu dengan menggunakan bahan kimia. Ekstrak serai (andropogen nardus) ini merupakan senyawa kimia alamiah yang dapat digunakan dalam upaya pengendalian dan pemberantasan vektor penyakit tersebut.
**
NYAMUK yang berperan sebagai vektor penyakit, biasanya diberantas dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida sintesis sebagai racun serangga. Obat nyamuk semprot, obat nyamuk bakar, atau obat antinyamuk yang dioleskan, tentunya mengandung insektisida yang mengandung beberapa senyawa kimia.
Namun bagi mereka yang tidak tahan, insektisida ini menimbulkan bau yang menyengat dan bisa menimbulkan sesak napas atau alergi pada kulit sehingga akan berpengaruh terhadap kesehatan.
Nyamuk jenis culex sp, aedes aegypty, biasanya diberantas dengan penyemprotan racun serangga. Namun di samping adanya dampak positif — seperti dapat membunuh nyamuk penular, memunyai khasiat tergantung macam, bentuk, dan konsentrasi insektisida serta dengan masuknya ke dalam tubuh — ada pula dampak negatifnya. Di antaranya keracunan pada manusia, hewan ternak, polusi lingkungan, dan hama menjadi resisten (tahan). Di samping itu, penyemprotan dengan insektisida sintesis juga membutuhkan biaya yang cukup besar.
Berbeda dengan serai, mengandung senyawa kimia yang alamiah. Kandungan kimia tanaman serai lebih banyak dilakukan pada batang dan daun. Caranya, batang dan daun dihaluskan, lalu dicampur dengan pelarut dan menghasilkan minyak asiri yang mengandung senyawa sitral, sitronela, geraniol, mirsena, nerol, farsenol methil heptenon, dan dipentena.
**
SERAI mengandung senyawa berbentuk padat dan berbau khas. Minyak asiri yang merupakan produksi serai, terdiri dari berbagai senyawa. Salah satu senyawa yang dapat membunuh nyamuk adalah sitronela. Sitronela memunyai sifat racun (desiscant), menurut cara kerjanya racun ini seperti racun kontak yang dapat memberikan kematian karena kehilangan cairan secara terus-menerus sehingga tubuh nyamuk kekurangan cairan.
Serai dibuat dalam bentuk ekstrak. Ekstrak adalah sediaan kering, kental atau cair dibuat dengan ”menyari” simplisia nabati atau hewani menurut cara yang cocok, di luar pengaruh cahaya matahari. Ekstrak kering harus mudah digerus atau campuran etanol dari air. Yang paling mudah dengan menghaluskan bahan ekstrak (diblender), kemudian dicampur air sebagai pelarut. Pengadaan ekstrak serai dapat dilakukan dengan cara:
1. Daun dan batang serai sebanyak 1 kg, dicuci lalu ditiriskan sampai kering dan dihaluskan dengan blender.
2. Hasil blenderan kemudian dilarutkan ke dalam air sebanyak 250 ml dan direndam selama 1 malam.
3. Rendaman tersebut lalu disaring, hasilnya disimpan dalam botol dan diencerkan dengan aquadest.
Bahan inilah yang nanti digunakan dalam penyemprotan nyamuk dengan konsentrasi senyawa kimia yang cukup rendah dan alamiah. Di samping tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar, bahan ini bisa dibuat dengan cara yang sederhana dan banyaknya cairan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang kita inginkan. (Sumber: Pikiran Rakyat).***
(sanitarian dan dosen pembimbing pada AKL Kutamaya, Bandung)
SERAI merupakan tumbuhan herba menahun dan merupakan jenis rumput-rumputan dengan tinggi tanaman sekisar 50-100 cm. Daun tunggal berjumbai; panjang sekira 1 meter; lebar 1,5 cm, tetapi kasar dan tajam; tulang daun sejajar; permukaan atas dan bawah berambut serta berwarna hijau. Batang tidak berkayu, berusuk-usuk pendek, dan berwarna putih. Akar serabut perbanyakan dengan pemisahan tunas atau anakan.
Manfaat serai — terutama pada batang dan daun yang kering — digunakan untuk bumbu masak, minyak wangi, bahan pencampur jamu, dan juga dapat dibuat minyak asiri. Ramuan serai dapat dimanfaatkan sebagai ”pengusir (mengendalikan) serangga”, contohnya nyamuk sebagai vektor (pembawa) penyakit. Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional. Tujuan pembangunan kesehatan pada intinya adalah mencapai kemampuan hidup sehat bagi semua pendududuk Indonesia. Salah satunya adalah pengendalian vektor penyakit. Hal ini sesuai dengan UUD RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, pasal 22 ayat 2, yang berbunyi, ”Pengendalian vektor penyakit merupakan tindakan pengendalian untuk mengurangi atau melenyapkan gangguan yang ditimbulkan oleh binatang pembawa penyakit, seperti serangga (nyamuk malaria dan nyamuk demam berdarah), binatang pengerat (rodent)”.
Demam berdarah dengue (DBD), misalnya. DBD adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue — terutama menyerang anak-anak — dengan tanda-tanda demam tinggi mendadak dengan manifestasi pendarahan dan bertendensi menimbulkan renjatan (shock) dan kematian. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypty.
Pemberantasan vektor ini adalah dengan memutuskan rantai penularannya, yaitu pemberantasan vektor dengan bahan kimia. Masyarakat diharapkan secara aktif berperan berusaha menghindar dari gigitan nyamuk penular dengan menggunakan kelambu waktu tidur, mengoles kulit dengan obat antinyamuk, serta menghilangkan tempat perindukan dan peristirahatan nyamuk penular. Untuk menghindari vektor penyakit (nyamuk), tentu dengan menggunakan bahan kimia. Ekstrak serai (andropogen nardus) ini merupakan senyawa kimia alamiah yang dapat digunakan dalam upaya pengendalian dan pemberantasan vektor penyakit tersebut.
**
NYAMUK yang berperan sebagai vektor penyakit, biasanya diberantas dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida sintesis sebagai racun serangga. Obat nyamuk semprot, obat nyamuk bakar, atau obat antinyamuk yang dioleskan, tentunya mengandung insektisida yang mengandung beberapa senyawa kimia.
Namun bagi mereka yang tidak tahan, insektisida ini menimbulkan bau yang menyengat dan bisa menimbulkan sesak napas atau alergi pada kulit sehingga akan berpengaruh terhadap kesehatan.
Nyamuk jenis culex sp, aedes aegypty, biasanya diberantas dengan penyemprotan racun serangga. Namun di samping adanya dampak positif — seperti dapat membunuh nyamuk penular, memunyai khasiat tergantung macam, bentuk, dan konsentrasi insektisida serta dengan masuknya ke dalam tubuh — ada pula dampak negatifnya. Di antaranya keracunan pada manusia, hewan ternak, polusi lingkungan, dan hama menjadi resisten (tahan). Di samping itu, penyemprotan dengan insektisida sintesis juga membutuhkan biaya yang cukup besar.
Berbeda dengan serai, mengandung senyawa kimia yang alamiah. Kandungan kimia tanaman serai lebih banyak dilakukan pada batang dan daun. Caranya, batang dan daun dihaluskan, lalu dicampur dengan pelarut dan menghasilkan minyak asiri yang mengandung senyawa sitral, sitronela, geraniol, mirsena, nerol, farsenol methil heptenon, dan dipentena.
**
SERAI mengandung senyawa berbentuk padat dan berbau khas. Minyak asiri yang merupakan produksi serai, terdiri dari berbagai senyawa. Salah satu senyawa yang dapat membunuh nyamuk adalah sitronela. Sitronela memunyai sifat racun (desiscant), menurut cara kerjanya racun ini seperti racun kontak yang dapat memberikan kematian karena kehilangan cairan secara terus-menerus sehingga tubuh nyamuk kekurangan cairan.
Serai dibuat dalam bentuk ekstrak. Ekstrak adalah sediaan kering, kental atau cair dibuat dengan ”menyari” simplisia nabati atau hewani menurut cara yang cocok, di luar pengaruh cahaya matahari. Ekstrak kering harus mudah digerus atau campuran etanol dari air. Yang paling mudah dengan menghaluskan bahan ekstrak (diblender), kemudian dicampur air sebagai pelarut. Pengadaan ekstrak serai dapat dilakukan dengan cara:
1. Daun dan batang serai sebanyak 1 kg, dicuci lalu ditiriskan sampai kering dan dihaluskan dengan blender.
2. Hasil blenderan kemudian dilarutkan ke dalam air sebanyak 250 ml dan direndam selama 1 malam.
3. Rendaman tersebut lalu disaring, hasilnya disimpan dalam botol dan diencerkan dengan aquadest.
Bahan inilah yang nanti digunakan dalam penyemprotan nyamuk dengan konsentrasi senyawa kimia yang cukup rendah dan alamiah. Di samping tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar, bahan ini bisa dibuat dengan cara yang sederhana dan banyaknya cairan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang kita inginkan. (Sumber: Pikiran Rakyat).***
”BIDIK”, Jurus Menghadapi Cemburu
Oleh Drs. Sukmana
(Guru Pembimbing SMUN 10 Bandung)
APAKAH Anda pernah merasa cemburu? Tentunya pernah, bukan? Rasa cemburu merupakan hal biasa dan manusiawi. Setiap orang -- pada suatu saat -- pasti pernah mengalami rasa cemburu. Cemburu berkaitan dengan orang lain, misalnya dalam hubungan muda-mudi (pacaran), suami istri dan lain-lain.
Ada orang yang mengatakan bahwa cemburu itu tandanya cinta. Orang yang sedang dilanda cemburu merasa khawatir dan takut kehilangan pasangannya. Misalnya, suami takut kehilangan istrinya atau sebaliknya ataupun takut kehilangan kekasihnya.
Dengan adanya rasa cemburu, sebenarnya dapat dijadikan kesempatan untuk introspeksi diri. Mengapa timbul rasa cemburu? Rasa cemburu terjadi bisa saja disebabkan oleh kurang percaya diri. Keyakinan diri goyah terhadap orang yang dicemburui. Pada diri, ada rasa curiga, kalau-kalau pasangannya melakukan sesuatu yang tidak diharapkan. Misalnya, seorang istri merasa cemburu kalau suaminya pulang terlambat. Saking cemburunya, maka jadilah cemburu buta. Cemburu yang tanpa pertimbangan akal sehat.
Hal lain yang menyebabkan datangnya rasa cemburu yaitu kurang mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebagaimana kita maklumi bahwa segala sesuatu bukan milik manusia. Manusia hanya diberi amanat oleh Allah karena yang memiliki segalanya adalah Allah, Yang Maha Penguasa.
Dalam hal ini kita seyogianya merasa cemburu yang wajar. Artinya, cemburu sebagai tanda waspada dan hati-hari terhadap suatu peristiwa. Jangan sampai cemburu membabi buta yang penuh dengan emosi.
Apabila Anda sedang dilanda cemburu, hadapilah dengan jurus "BIDIK" sehingga cemburu membawa hikmah. Yang dimaksud dengan "BIDIK" ini, yaitu:
B. Berpikir positif. Menghadapi rasa cemburu bukan dengan amarah. Akan tetapi, hal itu harus dihadapi dengan hati yang tenang dan pikiran positif (sehat). Sebelum menuduh hal-hal yang jelek atau negatif terhadap pasangan, seyogianya berprasangka baik. Dengan berpikiran positif, kita dapat mempertimbangkannya secara matang berdasarkan informasi yang jelas, lengkap, dan akurat. Setelah itu, barulah mengambil keputusan untuk dilaksanakan kemudian.
I. Ingat kepada Allah SWT. Manusia tidak memunyai daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah SWT. Untuk itu, kita harus senantiasa ingat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Bisa dengan melakukan dzikir. Doa kekuatan zikir merupakan kekuatan cahaya. Dengan cahaya yang terang benderang, segala sesuatu jadi jelas. Selain itu, mintalah kepada Allah agar diberi kekuatan untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Apakah untuk kebaikan diri sendiri maupun untuk orang lain.
D. Dasari dengan cek dan ricek. Cemburu bukan suatu yang mutlak atau pasti kebenarannya. Cemburu secara umum, baru sampai tahap curiga. Oleh sebab itu, seandainya ada rasa cemburu, jangan bertindak hantam kromo, bertindak tanpa pikir panjang. Dalam hal ini kita harus cek dan ricek. Kumpulkan keterangan dari berbagai sumber atau pihak yang kebenarannya dapat dipercaya (dipertanggungjawabkan). Dengan adanya cek dan ricek ini, dapat terhindar dari salah sangka.
I. Isi dengan kegiatan yang positif. Untuk menetralkan dan mengimbangi rasa cemburu yang menggebu-gebu, diperlukan kegiatan-kegiatan yang positif. Dengan diisi oleh kegiatan positif, pikiran tidak terlalu dibebani oleh hal-hal yang negatif. Kegiatan positif yang dapat dilakukan, dengan membaca buku, mengikuti pengajian, dan lain-lain.
Membaca buku dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan, mengurangi kesedihan (sebagai hiburan), dan dapat merangsang timbulnya ide atau gagasan. Dengan demikian, seorang pencemburu tidak kecil hati, sempit pandangan dan kasar, berkat rajin membaca. Selain itu, melalui pengajian yang diikuti, kita dapat bersosialisasi secara sehat dengan teman sepengajian. Dan, dengan pengajian, pengetahuan agama (khususnya) dapat bertambah dan hati jadi tenang dan tindakan jadi terarah. Singkatnya, dengan ilmu, hidup jadi mudah. Dengan agama, hidup jadi terarah.
K. Komunikasi yang harmonis. Manusia sebagai makhluk sosial, tidak bisa lepas dari manusia lainnya. Setiap saat manusia memerlukan bantuan atau pertolongan dari orang lain. Dalam arti kata, manusia tidak akan hidup tanpa manusia lainnya.
Begitu juga dalam menghadapi rasa cemburu diperlukan kehadiran orang lain. Di sini diperlukan komunikasi yang harmonis dengan orang lain (pasangan yang dicemburui). Keterbukaan dari kedua belah pihak harus dilakukan sehingga masalahnya jelas. Apa sebenarnya yang telah terjadi? Karena itu keterbukaan merupakan awal dari kesembuhan. Apabila hati merasa tertekan, itulah saatnya untuk bicara!
Dengan menggunakan "BIDIK", diharapkan dapat menghadapi rasa cemburu secara bijaksana dan pertimbangan yang matang sehingga pada akhirnya rasa cemburu tidak membawa malapetaka, tetapi dapat membawa hikmah untuk lebih introspeksi diri dan memperbaiki diri.
(Sumber: Pikiran Rakyat).***
(Guru Pembimbing SMUN 10 Bandung)
APAKAH Anda pernah merasa cemburu? Tentunya pernah, bukan? Rasa cemburu merupakan hal biasa dan manusiawi. Setiap orang -- pada suatu saat -- pasti pernah mengalami rasa cemburu. Cemburu berkaitan dengan orang lain, misalnya dalam hubungan muda-mudi (pacaran), suami istri dan lain-lain.
Ada orang yang mengatakan bahwa cemburu itu tandanya cinta. Orang yang sedang dilanda cemburu merasa khawatir dan takut kehilangan pasangannya. Misalnya, suami takut kehilangan istrinya atau sebaliknya ataupun takut kehilangan kekasihnya.
Dengan adanya rasa cemburu, sebenarnya dapat dijadikan kesempatan untuk introspeksi diri. Mengapa timbul rasa cemburu? Rasa cemburu terjadi bisa saja disebabkan oleh kurang percaya diri. Keyakinan diri goyah terhadap orang yang dicemburui. Pada diri, ada rasa curiga, kalau-kalau pasangannya melakukan sesuatu yang tidak diharapkan. Misalnya, seorang istri merasa cemburu kalau suaminya pulang terlambat. Saking cemburunya, maka jadilah cemburu buta. Cemburu yang tanpa pertimbangan akal sehat.
Hal lain yang menyebabkan datangnya rasa cemburu yaitu kurang mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebagaimana kita maklumi bahwa segala sesuatu bukan milik manusia. Manusia hanya diberi amanat oleh Allah karena yang memiliki segalanya adalah Allah, Yang Maha Penguasa.
Dalam hal ini kita seyogianya merasa cemburu yang wajar. Artinya, cemburu sebagai tanda waspada dan hati-hari terhadap suatu peristiwa. Jangan sampai cemburu membabi buta yang penuh dengan emosi.
Apabila Anda sedang dilanda cemburu, hadapilah dengan jurus "BIDIK" sehingga cemburu membawa hikmah. Yang dimaksud dengan "BIDIK" ini, yaitu:
B. Berpikir positif. Menghadapi rasa cemburu bukan dengan amarah. Akan tetapi, hal itu harus dihadapi dengan hati yang tenang dan pikiran positif (sehat). Sebelum menuduh hal-hal yang jelek atau negatif terhadap pasangan, seyogianya berprasangka baik. Dengan berpikiran positif, kita dapat mempertimbangkannya secara matang berdasarkan informasi yang jelas, lengkap, dan akurat. Setelah itu, barulah mengambil keputusan untuk dilaksanakan kemudian.
I. Ingat kepada Allah SWT. Manusia tidak memunyai daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah SWT. Untuk itu, kita harus senantiasa ingat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Bisa dengan melakukan dzikir. Doa kekuatan zikir merupakan kekuatan cahaya. Dengan cahaya yang terang benderang, segala sesuatu jadi jelas. Selain itu, mintalah kepada Allah agar diberi kekuatan untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Apakah untuk kebaikan diri sendiri maupun untuk orang lain.
D. Dasari dengan cek dan ricek. Cemburu bukan suatu yang mutlak atau pasti kebenarannya. Cemburu secara umum, baru sampai tahap curiga. Oleh sebab itu, seandainya ada rasa cemburu, jangan bertindak hantam kromo, bertindak tanpa pikir panjang. Dalam hal ini kita harus cek dan ricek. Kumpulkan keterangan dari berbagai sumber atau pihak yang kebenarannya dapat dipercaya (dipertanggungjawabkan). Dengan adanya cek dan ricek ini, dapat terhindar dari salah sangka.
I. Isi dengan kegiatan yang positif. Untuk menetralkan dan mengimbangi rasa cemburu yang menggebu-gebu, diperlukan kegiatan-kegiatan yang positif. Dengan diisi oleh kegiatan positif, pikiran tidak terlalu dibebani oleh hal-hal yang negatif. Kegiatan positif yang dapat dilakukan, dengan membaca buku, mengikuti pengajian, dan lain-lain.
Membaca buku dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan, mengurangi kesedihan (sebagai hiburan), dan dapat merangsang timbulnya ide atau gagasan. Dengan demikian, seorang pencemburu tidak kecil hati, sempit pandangan dan kasar, berkat rajin membaca. Selain itu, melalui pengajian yang diikuti, kita dapat bersosialisasi secara sehat dengan teman sepengajian. Dan, dengan pengajian, pengetahuan agama (khususnya) dapat bertambah dan hati jadi tenang dan tindakan jadi terarah. Singkatnya, dengan ilmu, hidup jadi mudah. Dengan agama, hidup jadi terarah.
K. Komunikasi yang harmonis. Manusia sebagai makhluk sosial, tidak bisa lepas dari manusia lainnya. Setiap saat manusia memerlukan bantuan atau pertolongan dari orang lain. Dalam arti kata, manusia tidak akan hidup tanpa manusia lainnya.
Begitu juga dalam menghadapi rasa cemburu diperlukan kehadiran orang lain. Di sini diperlukan komunikasi yang harmonis dengan orang lain (pasangan yang dicemburui). Keterbukaan dari kedua belah pihak harus dilakukan sehingga masalahnya jelas. Apa sebenarnya yang telah terjadi? Karena itu keterbukaan merupakan awal dari kesembuhan. Apabila hati merasa tertekan, itulah saatnya untuk bicara!
Dengan menggunakan "BIDIK", diharapkan dapat menghadapi rasa cemburu secara bijaksana dan pertimbangan yang matang sehingga pada akhirnya rasa cemburu tidak membawa malapetaka, tetapi dapat membawa hikmah untuk lebih introspeksi diri dan memperbaiki diri.
(Sumber: Pikiran Rakyat).***
Manfaat Hasil Alam untuk Pengobatan
Oleh Asnih Ermatulloh
(mahasiswa Pend. Kimia, FPMIPA UPI)
SEIRING dengan lajunya teknologi di bidang kesehatan, menyebabkan tingginya tingkat penyakit yang ada. Beberapa cara penyembuhan maupun pencegahan suatu penyakit sering terdengar di media masa. Berbagai macam produk obat-obatan yang telah tersebar di mana-mana belum begitu membuktikan nilai kesembuhan 100%.
Ini dikarenakan adanya beberapa campuran dari berbagai senyawa kimia. Sebenarnya, masyarakat umum -- terutama masyarakat awam -- tidak begitu mengerti akan senyawa tersebut. Di sini kita akan lihat sejauh mana hasil alam yang diciptakan Tuhan YME mampu mengatasi berbagai masalah mengenai suatu penyakit tanpa mengandung bahan-bahan campuran.
1. Pala
Pala sangat bermanfaat karena daunnya mengandung protein yang terasa pala mengandung minyak atsiri dan zat pati yang berkhasiat untuk mengeluarkan gas dari perut dan menenangkan syaraf.
Kegunaan:
a. Muntah, sakit maag, masuk angin, cegukan.
- Satu sendok teh bubuk biji pala diseduh dengan sedikit air, diminum setiap kali habis muntah
b. Sariawan
- Getah buah pala dicampur dengan sedikit air. Ramuan ini untuk kumur.
c. Nyeri haid
- Sedikit bubuk biji pala, 7 butir ketumbar, sepotong kunyit, 1 cengkih direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal sedikit, sekaligus diminum selagi hangat.
d. Hipertensi
- Beberapa buah pala segar diparut, lalu diperas untuk diambil airnya. Lakukan ini 2 kali sehari.
2. Sereh
Sereh mengandung minyak atsiri yang dapat menghilangkan rasa sakit.
Kegunaan:
a. Nyeri sendi
- Minyak sereh diborehkan pada sendi yang nyeri.
b. Terkilir.
- 2 batang sereh dan 3 kemiri ditumbuk dengan sedikit air. Panaskan ramuan tersebut, kemudian dilulurkan ke bagian yang terkilir.
c. Gusi bengkak, sakit gigi.
- 40 gram sereh kering direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengahnya. Ramuan ini untuk kumur.
d. Batuk
- 50 gram sereh kering direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum 3x sehari.
e. Sakit maag, melancarkan haid.
- Resep sama dengan no. 3 poin a.
3. Kangkung
Kangkung bersifat antiracun, antiradang, peluruh pendarahan, sedatif atau obat tidur. Kangkung juga bersifat menyejukkan dan mengandung protein, kalsium, fosfor, dan besi karoten.
Kegunaan:
a. Mengurangi haid
- 0,5 kg daun kangkung segar dicuci, tumbuk halus, beri air secukupnya. Saring, lalu beri air 1 sendok makan madu. Minum sekaligus.
b. Mimisan
- Seikat kecil daun kangkung segar dicuci, tumbuk halus beri sedikit gula, seduh dengan air panas, kemudian diminum.
c. Insomnia
- Sering makan sayur dan kangkung tanpa batang.
d. Sakit gigi.
- Segenggam akar kangkung, setengah sendok teh cuka, direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus.
e. Melancarkan air seni
- Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Minum rebusannya sekaligus.
f. Sembelit, mual bagi ibu hamil
- Makan tumisan sayur kangkung
g. Sariawan, gusi bengkak
- Seikat daun kangkung tanpa batang dicuci bersih, lumatkan, beri 1 gelas air, peras dan saring, gunakan untuk kumur.
(Sumber: Pikiran Rakyat)***
(mahasiswa Pend. Kimia, FPMIPA UPI)
SEIRING dengan lajunya teknologi di bidang kesehatan, menyebabkan tingginya tingkat penyakit yang ada. Beberapa cara penyembuhan maupun pencegahan suatu penyakit sering terdengar di media masa. Berbagai macam produk obat-obatan yang telah tersebar di mana-mana belum begitu membuktikan nilai kesembuhan 100%.
Ini dikarenakan adanya beberapa campuran dari berbagai senyawa kimia. Sebenarnya, masyarakat umum -- terutama masyarakat awam -- tidak begitu mengerti akan senyawa tersebut. Di sini kita akan lihat sejauh mana hasil alam yang diciptakan Tuhan YME mampu mengatasi berbagai masalah mengenai suatu penyakit tanpa mengandung bahan-bahan campuran.
1. Pala
Pala sangat bermanfaat karena daunnya mengandung protein yang terasa pala mengandung minyak atsiri dan zat pati yang berkhasiat untuk mengeluarkan gas dari perut dan menenangkan syaraf.
Kegunaan:
a. Muntah, sakit maag, masuk angin, cegukan.
- Satu sendok teh bubuk biji pala diseduh dengan sedikit air, diminum setiap kali habis muntah
b. Sariawan
- Getah buah pala dicampur dengan sedikit air. Ramuan ini untuk kumur.
c. Nyeri haid
- Sedikit bubuk biji pala, 7 butir ketumbar, sepotong kunyit, 1 cengkih direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal sedikit, sekaligus diminum selagi hangat.
d. Hipertensi
- Beberapa buah pala segar diparut, lalu diperas untuk diambil airnya. Lakukan ini 2 kali sehari.
2. Sereh
Sereh mengandung minyak atsiri yang dapat menghilangkan rasa sakit.
Kegunaan:
a. Nyeri sendi
- Minyak sereh diborehkan pada sendi yang nyeri.
b. Terkilir.
- 2 batang sereh dan 3 kemiri ditumbuk dengan sedikit air. Panaskan ramuan tersebut, kemudian dilulurkan ke bagian yang terkilir.
c. Gusi bengkak, sakit gigi.
- 40 gram sereh kering direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengahnya. Ramuan ini untuk kumur.
d. Batuk
- 50 gram sereh kering direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum 3x sehari.
e. Sakit maag, melancarkan haid.
- Resep sama dengan no. 3 poin a.
3. Kangkung
Kangkung bersifat antiracun, antiradang, peluruh pendarahan, sedatif atau obat tidur. Kangkung juga bersifat menyejukkan dan mengandung protein, kalsium, fosfor, dan besi karoten.
Kegunaan:
a. Mengurangi haid
- 0,5 kg daun kangkung segar dicuci, tumbuk halus, beri air secukupnya. Saring, lalu beri air 1 sendok makan madu. Minum sekaligus.
b. Mimisan
- Seikat kecil daun kangkung segar dicuci, tumbuk halus beri sedikit gula, seduh dengan air panas, kemudian diminum.
c. Insomnia
- Sering makan sayur dan kangkung tanpa batang.
d. Sakit gigi.
- Segenggam akar kangkung, setengah sendok teh cuka, direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus.
e. Melancarkan air seni
- Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Minum rebusannya sekaligus.
f. Sembelit, mual bagi ibu hamil
- Makan tumisan sayur kangkung
g. Sariawan, gusi bengkak
- Seikat daun kangkung tanpa batang dicuci bersih, lumatkan, beri 1 gelas air, peras dan saring, gunakan untuk kumur.
(Sumber: Pikiran Rakyat)***
Ketika Masalah Kehamilan Datang
Oleh Yuga Pramita
SETELAH terjadi hubungan vaginal heteroseksual, berjuta-juta sperma memulai petualangannya, berpacu untuk menjadi pemenang atau gugur sebagai pecundang. Pembuahan terhadap telur yang biasanya hanya menerima satu sperma harus terjadi dalam waktu 48 jam masa ovulasi.
Begitu bersentuhan dengan indung telur, sperma mengeluarkan suatu enzim proteolytic yang membantunya melewati zona pellucida. Sperma itu hancur setelah membuahi dengan kepala sperma yang mengandung materi genetik bapak, menyatu bersama inti telur. Sel hasil pembuahan ini dikenal sebagai zygote.
Zygote mengalami serangkaian pembagian sel mitosis dan harus bergerak menuju rahim. Tiga hari setelah pembuahan, dihasilkan masa padat berbentuk bola yang dinamakan morula. Dua hari berikutnya, membentuk suatu rongga berisi cairan, dinamakan blastula. Dalam waktu satu minggu setelah pembuahan -- atas bantuan enzim yang telah dikeluarkan oleh blastula -- ia bersembunyi dalam endometrium, hingga mencapai pembuluh darah utama dan menempelkan dirinya rapat-rapat ke dinding rahim. Pada tahap ini ia sudah dapat disebut embryo. Lalu terus berkembang melengkapi dirinya, berbulan-bulan sampai lahir bayi yang menggemaskan.
Tapi proses itu tak sesimpel seperti yang dibayangkan. Berbagai gangguan terkadang datang, yang tak jarang membahayakan ibu maupun kandungannya. Tetap berupaya mengonsumsi makanan yang tepat merupakan salah satu langkah untuk menyelamatkan ibu dan kehamilannya.
Ngidam
Ngidam merupakan tanda awal kehamilan. Ditandai rasa cepat tersinggung, payudara membesar, serta ingin sesuatu yang sering kali aneh. Terkadang muncul perasaan mual. Sebagian yang lain diikuti muntah-muntah. Meski demikian, tak sedikit juga wanita hamil yang justru tidak merasakannya.
Selama dua minggu, plasenta berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi, sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan hormon inilah yang mengakibatkan muntah, melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Selain itu, ada juga hormon lain yang disebut estradiol (estrogen). Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah.
"Praduga ini memang belum pasti sebab mengidam itu datang tiba-tiba dan hilangnya cepat pula," ungkap Dr. Ahmad Biben, spesialis kebidanan dan kandungan dari Bandung (Panasea, no. 59, 1993).
Sementara tentang keinginan sesuatu yang aneh, baik makanan maupun ampo -- tanah liat kering berbentuk gulungan lempeng coklat merah -- dijelaskan oleh suatu hasil penelitian di Amerika, sebagai isyarat tubuh kekurangan unsur tertentu (Panasea, no. 60, 1993). Banyak juga yang menganggapnya gejala psikologis sebagai manifestasi keinginan untuk diperhatikan.
Mengonsumsi biskuit sebelum bangun dapat menghindari mual-mual meski ada juga yang tertolong oleh makanan yang dikonsumsi sedikit, tapi sering saat keadaan mual tidak terjadi.
Jika terjadi muntah, sebaiknya perbanyak minum. Untuk sementara jauhi susu sebab sering merangsang muntah, sebaliknya teh -- tannin -- akan merelaksasi otot lambung. Waktu paling baik, minum sebelum dan sesudah makan. Penting juga untuk memperbanyak ngemil makanan kering, seperti kacang-kacangan, kentang, dan roti. Namun kalau muntah-muntahnya hebat, memilih dirawat di rumah sakit merupakan langkah yang bijak.
Konstipasi
Kombinasi perubahan hormonal yang terjadi menyebabkan efek relaksasi pda otot-otot halus seluruh tubuh. Perut lebih lambat bekerja dan usus kecil menjadi lebih santai. Gerakan kontraksi usus berkurang, selanjutnya sering terjadi konstipasi.
Makanan berserat layak diperhatikan untuk menanggulanginya. Sereal, roti wholemeal, buncis, kacang hijau, maupun tempe, bisa dijadikan alternatif yang baik. Selain itu, perhatikan air: tambah volumenya, dengan jus buah segar misalnya. Lakukan juga olah raga ringan.
Namun, ada kalanya konstipasi disebabkan oleh pil besi. Jika memang karenanya, konsultasikanlah kepada tenaga medis untuk mendapat penggantinya dari makanan.
Panas dalam
Panas dalam disebabkan oleh pertumbuhan uterus yang menekan perut. Teori lain menunjuk, sedikitnya makanan yang dikonsumsi yang jadi penyebabnya atau sebab masuknya kembali asam lambung ke dalam esofagus yang biasa terjadi selama hamil. Walau tidak selalu, makanan yang digoreng dan pedas sering pula menjadikannya.
Guna mengatasinya, makanlah dalam porsi kecil, tapi sering. Hindarkan makan sebelum tidur, sediakan waktu cukup untuk pencernaan menyempurnakan pekerjaannya.
Preekslampsia
Preekslampsia merupakan sebuah komplikasi serius yang hingga kini masih misterius yang kerap muncul saat kehamilan telah melewati masa setengahnya. Ada yang menduga, keadaan ini disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke uterus sehingga dapat menimbulkan respons vasopatik. Dengan menurunnya aliran darah, perkembangan janin akan terganggu.
Keadaan yang menyertainya yaitu, hipertensi (tekanan darah tinggi) dan oedema (berkumpulnya cairan dalam berbagai jaringan, terutama kaki), serta proteinuria, yaitu terjadinya leburan protein dalam urine. Jika tidak dirawat dengan benar, pada tahap selanjutnya akan timbul ekslampsia, yang diungkapkan Syaiful Badar, koordinator Maternal and Neonatal Health (MNH) Cirebon, merupakan salah satu penyebab tingginya kematian ibu melahirkan di Cirebon (Republika, 25/6/).
Hipertensi biasanya timbul lebih dulu sehingga ibu hamil sering mengeluh pusing-pusing atau nyeri tengkuk. Sementara oedema, dengan makin tuanya usia kehamilan, kian merata ke lutut dan wajah. Mata akan tampak sembab dan wajah tembam. Disusul kemudian dengan proteinuria yang luberan proteinnya mencapai 5-10 gr/liter/urine 24 jam. Manakala situasi terkendali, senam ringan atau jalan kaki baik dilakukan untuk kelancaran proses metabolisme tubuh.
Kelelahan
Banyak wanita mengalami kelelahan dalam kehamilannya. Guna mengatasinya, sediakan tempat duduk pendek, seperti jojodog sehingga ibu hamil bisa beristirahat dengan menaikkan kakinya, yang diketahui sangat membantu melewati masa-masa itu. Jika ibu hamil memiliki anak, manfaatkan waktu -- saat anak sekolah maupun menonton acara kesayangannya -- untuk istirahat. Sediakan makanan siap saji dalam jumlah banyak sehingga tidak terlalu repot ketika mesti mengolahnya.
Sariawan
Kasus paling sering terjadi berkaitan dengan sakit gigi dan mulut saat hamil yaitu sariawan. Penyakit ini menurut staf pengajar FKG UI Prof. Edi Hartini Sandoro, sebetulnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekurangan gizi tertentu (zat besi, asam folat, vitamin B-12, dan B-6), perubahan hormonal, juga masalah psikis seperti stres (Republika, 18/6/).
Obat kumur bisa membantu mengatasi peradangan, tapi mencegahnya tetaplah yang terbaik. Di samping mesti rajin menyikat gigi dan menggunakan dental floss, ibu hamil juga perlu mendapat perawatan tambahan selama kehamilan dan pada tahun pertama setelah kelahiran. Selain itu, konsumsilah makan yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang berkaitan dengan penyakit tadi, serta vitamin C. (Sumber: Pikiran Rakyat)***
SETELAH terjadi hubungan vaginal heteroseksual, berjuta-juta sperma memulai petualangannya, berpacu untuk menjadi pemenang atau gugur sebagai pecundang. Pembuahan terhadap telur yang biasanya hanya menerima satu sperma harus terjadi dalam waktu 48 jam masa ovulasi.
Begitu bersentuhan dengan indung telur, sperma mengeluarkan suatu enzim proteolytic yang membantunya melewati zona pellucida. Sperma itu hancur setelah membuahi dengan kepala sperma yang mengandung materi genetik bapak, menyatu bersama inti telur. Sel hasil pembuahan ini dikenal sebagai zygote.
Zygote mengalami serangkaian pembagian sel mitosis dan harus bergerak menuju rahim. Tiga hari setelah pembuahan, dihasilkan masa padat berbentuk bola yang dinamakan morula. Dua hari berikutnya, membentuk suatu rongga berisi cairan, dinamakan blastula. Dalam waktu satu minggu setelah pembuahan -- atas bantuan enzim yang telah dikeluarkan oleh blastula -- ia bersembunyi dalam endometrium, hingga mencapai pembuluh darah utama dan menempelkan dirinya rapat-rapat ke dinding rahim. Pada tahap ini ia sudah dapat disebut embryo. Lalu terus berkembang melengkapi dirinya, berbulan-bulan sampai lahir bayi yang menggemaskan.
Tapi proses itu tak sesimpel seperti yang dibayangkan. Berbagai gangguan terkadang datang, yang tak jarang membahayakan ibu maupun kandungannya. Tetap berupaya mengonsumsi makanan yang tepat merupakan salah satu langkah untuk menyelamatkan ibu dan kehamilannya.
Ngidam
Ngidam merupakan tanda awal kehamilan. Ditandai rasa cepat tersinggung, payudara membesar, serta ingin sesuatu yang sering kali aneh. Terkadang muncul perasaan mual. Sebagian yang lain diikuti muntah-muntah. Meski demikian, tak sedikit juga wanita hamil yang justru tidak merasakannya.
Selama dua minggu, plasenta berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi, sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan hormon inilah yang mengakibatkan muntah, melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Selain itu, ada juga hormon lain yang disebut estradiol (estrogen). Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah.
"Praduga ini memang belum pasti sebab mengidam itu datang tiba-tiba dan hilangnya cepat pula," ungkap Dr. Ahmad Biben, spesialis kebidanan dan kandungan dari Bandung (Panasea, no. 59, 1993).
Sementara tentang keinginan sesuatu yang aneh, baik makanan maupun ampo -- tanah liat kering berbentuk gulungan lempeng coklat merah -- dijelaskan oleh suatu hasil penelitian di Amerika, sebagai isyarat tubuh kekurangan unsur tertentu (Panasea, no. 60, 1993). Banyak juga yang menganggapnya gejala psikologis sebagai manifestasi keinginan untuk diperhatikan.
Mengonsumsi biskuit sebelum bangun dapat menghindari mual-mual meski ada juga yang tertolong oleh makanan yang dikonsumsi sedikit, tapi sering saat keadaan mual tidak terjadi.
Jika terjadi muntah, sebaiknya perbanyak minum. Untuk sementara jauhi susu sebab sering merangsang muntah, sebaliknya teh -- tannin -- akan merelaksasi otot lambung. Waktu paling baik, minum sebelum dan sesudah makan. Penting juga untuk memperbanyak ngemil makanan kering, seperti kacang-kacangan, kentang, dan roti. Namun kalau muntah-muntahnya hebat, memilih dirawat di rumah sakit merupakan langkah yang bijak.
Konstipasi
Kombinasi perubahan hormonal yang terjadi menyebabkan efek relaksasi pda otot-otot halus seluruh tubuh. Perut lebih lambat bekerja dan usus kecil menjadi lebih santai. Gerakan kontraksi usus berkurang, selanjutnya sering terjadi konstipasi.
Makanan berserat layak diperhatikan untuk menanggulanginya. Sereal, roti wholemeal, buncis, kacang hijau, maupun tempe, bisa dijadikan alternatif yang baik. Selain itu, perhatikan air: tambah volumenya, dengan jus buah segar misalnya. Lakukan juga olah raga ringan.
Namun, ada kalanya konstipasi disebabkan oleh pil besi. Jika memang karenanya, konsultasikanlah kepada tenaga medis untuk mendapat penggantinya dari makanan.
Panas dalam
Panas dalam disebabkan oleh pertumbuhan uterus yang menekan perut. Teori lain menunjuk, sedikitnya makanan yang dikonsumsi yang jadi penyebabnya atau sebab masuknya kembali asam lambung ke dalam esofagus yang biasa terjadi selama hamil. Walau tidak selalu, makanan yang digoreng dan pedas sering pula menjadikannya.
Guna mengatasinya, makanlah dalam porsi kecil, tapi sering. Hindarkan makan sebelum tidur, sediakan waktu cukup untuk pencernaan menyempurnakan pekerjaannya.
Preekslampsia
Preekslampsia merupakan sebuah komplikasi serius yang hingga kini masih misterius yang kerap muncul saat kehamilan telah melewati masa setengahnya. Ada yang menduga, keadaan ini disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke uterus sehingga dapat menimbulkan respons vasopatik. Dengan menurunnya aliran darah, perkembangan janin akan terganggu.
Keadaan yang menyertainya yaitu, hipertensi (tekanan darah tinggi) dan oedema (berkumpulnya cairan dalam berbagai jaringan, terutama kaki), serta proteinuria, yaitu terjadinya leburan protein dalam urine. Jika tidak dirawat dengan benar, pada tahap selanjutnya akan timbul ekslampsia, yang diungkapkan Syaiful Badar, koordinator Maternal and Neonatal Health (MNH) Cirebon, merupakan salah satu penyebab tingginya kematian ibu melahirkan di Cirebon (Republika, 25/6/).
Hipertensi biasanya timbul lebih dulu sehingga ibu hamil sering mengeluh pusing-pusing atau nyeri tengkuk. Sementara oedema, dengan makin tuanya usia kehamilan, kian merata ke lutut dan wajah. Mata akan tampak sembab dan wajah tembam. Disusul kemudian dengan proteinuria yang luberan proteinnya mencapai 5-10 gr/liter/urine 24 jam. Manakala situasi terkendali, senam ringan atau jalan kaki baik dilakukan untuk kelancaran proses metabolisme tubuh.
Kelelahan
Banyak wanita mengalami kelelahan dalam kehamilannya. Guna mengatasinya, sediakan tempat duduk pendek, seperti jojodog sehingga ibu hamil bisa beristirahat dengan menaikkan kakinya, yang diketahui sangat membantu melewati masa-masa itu. Jika ibu hamil memiliki anak, manfaatkan waktu -- saat anak sekolah maupun menonton acara kesayangannya -- untuk istirahat. Sediakan makanan siap saji dalam jumlah banyak sehingga tidak terlalu repot ketika mesti mengolahnya.
Sariawan
Kasus paling sering terjadi berkaitan dengan sakit gigi dan mulut saat hamil yaitu sariawan. Penyakit ini menurut staf pengajar FKG UI Prof. Edi Hartini Sandoro, sebetulnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekurangan gizi tertentu (zat besi, asam folat, vitamin B-12, dan B-6), perubahan hormonal, juga masalah psikis seperti stres (Republika, 18/6/).
Obat kumur bisa membantu mengatasi peradangan, tapi mencegahnya tetaplah yang terbaik. Di samping mesti rajin menyikat gigi dan menggunakan dental floss, ibu hamil juga perlu mendapat perawatan tambahan selama kehamilan dan pada tahun pertama setelah kelahiran. Selain itu, konsumsilah makan yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang berkaitan dengan penyakit tadi, serta vitamin C. (Sumber: Pikiran Rakyat)***
Musik, Dapat Kurangi ”Migrane”
Oleh Syae
SERINGKALI kita mendengar keluhan orang yang merasa kepalanya pusing, berdenyut, atau bahkan merasakan nyeri yang berpindah-pindah di bagian kepala. Bahkan, saking gemasnya mereka takut kalau penyakit kepala yang dideritanya merupakan gejala kanker otak.
Selama ini sakit kepala memang masih dianggap sebagai penyakit umum bagi semua orang. Banyak orang tak mengerti apa itu penyakit kepala. Ada yang mengatakan sakit kepala juga merupakan gejala dari suatu penyakit, tapi jarang orang yang mengetahui bahwa penyebab penyakit ini banyak berhubungan dengan masalah psikologis.
Sesungguhnya sakit kepala disebabkan oleh banyak hal, di antaranya stres dan gerakan otot yang tegang. Sementara coklat, keju, kafein, alkohol, perubahan cuaca, dan demam dapat menjadi faktor "pemicu" (pembangkit) timbulnya rasa sakit kepala.
Timbulkan penderitaan
Secara umum sakit kepala dapat dibagi ke dalam dua kelompok yaitu karena tekanan otot dan tekanan pembuluh darah. Migrane merupakan sakit kepala yang disebabkan oleh adanya peradangan pada pembuluh darah atau gangguan di sekitar otak. Migrane biasanya ditandai oleh adanya gangguan pada pandangan mata yang dapat berakibat mata menjadi kabur.
Banyak orang yang migrane-nya timbul ketika ia berada dalam kerumunan orang, rasa takut menghadapi suatu peristiwa, menunggu sarapan yang terlalu lama, suasana kerja keras, menstruasi atau keadaan bosan. Biasanya orang yang menderita migrane akan mengalami gangguan pada penglihatan dan pendengaran. Misalnya bila ada bunyi-bunyian, maka ia merasa bunyi itu memekakkan telinganya atau cahaya normal membuat penglihatan terlalu menyilaukan. Pada saat terkena migrane, pembuluh dalam otak terganggu dan akan mengakibatkan gejala stroke. Setelah itu penderita migrane akan merasakan nyeri yang berdenyut-denyut di sekitar kepala.
Di Amerika, sekira 17% laki-laki dan 30% wanita, terkena migrane setiap tahunnya dan 4% penduduk memiliki kemungkinan untuk terkena penyakit ini. Penderita jenis migrane ini biasanya sekira 15%.
Tipe kedua adalah migrane umum. Sakit kepala ini biasanya terjadi di sekitar mata, gejalanya seperti stroke. Akibat yang paling fatal adalah si penderita dapat kehilangan kemampuan bicara atau gangguan penglihatan.
Umumnya, migrane sering memengaruhi saraf karena terjadi di daerah di sekitar dekat mata dan dahi. Hidup yang terlalu tertekan, tidur telalu banyak atau terlalu sedikit, makan berlebihan, menstruasi dan stres, merupakan beberapa faktor penyebab orang terkena migrane ini.
Sakit kepala yang terlalu banyak dapat menimbulkan penderitaan. Karena nyeri yang terlalu kuat, banyak penderita yang membentur-benturkan kepalanya ke tembok.
Penelitian yang dilakukan terhadap binatang menunjukkan bahwa selama terjadi migrane, darah yang mengalir ke dalam otak menurun. Fenomena ini menurut peneliti merupakan gelombang dari kegiatan otak yang tertekan. Selama ini penurunan darah tersebut belum dibuktikan pada manusia yang merupakan pertimbangan sebab-sebab terjadinya migrane.
Hipotesis lain menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam penggunaan zat kimia di otak. Pada penderita migrane umumnya banyak ditemukan zat kimia di otaknya.
Secara umum dapat kita bedakan dua sebab timbulnya migrane, yaitu karena faktor keturunan dan pengurasan energi. Beberapa hal yang menyebabkan pengurasan energi adalah menstruasi, alergi, infeksi, dan kadar gula rendah dalam darah. Tetapi ada beberapa pengurasan energi yang dapat kita hindari, yaitu bekerja terlalu banyak, serba terburu-buru, kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan kurang tidur/istirahat, kelebihan rokok, minuman keras, seks.
Mengurut leher dan punggung
Penderita migrane banyak yang mengatasinya dengan minum obat aspirin yang dicampur kola atau kopi, padahal campuran ini sebenarnya akan menambah sakit kepala. Sebaiknya, hindarilah penggunaan aspirin yang terlalu sering (setiap saat) karena tubuh menjadi kebal. Musik juga dapat mengurangi sakit kepala, membuat kita rileks, dan biasanya orang yang sensitif terhadap suara keras lebih suka menyendiri apabila sakit kepala menyerang dirinya.
Beberapa penderita penyakit kepala kronis ada yang menggunakan obat-obat keras seperti codeine. Antidepressants terkadang digunakan juga untuk pencegahan sakit kepala. Namun, karena obat tersebut memunyai efek samping, usahakan pencegahan dengan melalui kebiasaan hidup sehat dan baik.
Apabila merasakan nyeri kepala, cobalah relaks sejenak secara perlahan. Cara berhenti yang mendadak pada saat tensi meninggi akan berakibat pembuluh darah dalam otak kembang kempis. Oleh karena itu, jika merasa letih, usahakan jangan langsung merebahkan diri di atas tempat tidur dengan harapan kita dapat tertidur pulas. Namun, cobalah merendahkan tensi darah dengan cara perlahan, misalnya berjalan kaki beberapa saat, minum minuman hangat atau mengurut leher dan punggung.
Karena migrane menyerap simpanan energi tubuh, secara umum pengobatannya adalah dengan meningkatkan energi tubuh malalui makanan dan vitamin sehingga dapat mencegah akibat jelek yang lebih jauh, yaitu stres. (Sumber: Pikiran Rakyat)***
SERINGKALI kita mendengar keluhan orang yang merasa kepalanya pusing, berdenyut, atau bahkan merasakan nyeri yang berpindah-pindah di bagian kepala. Bahkan, saking gemasnya mereka takut kalau penyakit kepala yang dideritanya merupakan gejala kanker otak.
Selama ini sakit kepala memang masih dianggap sebagai penyakit umum bagi semua orang. Banyak orang tak mengerti apa itu penyakit kepala. Ada yang mengatakan sakit kepala juga merupakan gejala dari suatu penyakit, tapi jarang orang yang mengetahui bahwa penyebab penyakit ini banyak berhubungan dengan masalah psikologis.
Sesungguhnya sakit kepala disebabkan oleh banyak hal, di antaranya stres dan gerakan otot yang tegang. Sementara coklat, keju, kafein, alkohol, perubahan cuaca, dan demam dapat menjadi faktor "pemicu" (pembangkit) timbulnya rasa sakit kepala.
Timbulkan penderitaan
Secara umum sakit kepala dapat dibagi ke dalam dua kelompok yaitu karena tekanan otot dan tekanan pembuluh darah. Migrane merupakan sakit kepala yang disebabkan oleh adanya peradangan pada pembuluh darah atau gangguan di sekitar otak. Migrane biasanya ditandai oleh adanya gangguan pada pandangan mata yang dapat berakibat mata menjadi kabur.
Banyak orang yang migrane-nya timbul ketika ia berada dalam kerumunan orang, rasa takut menghadapi suatu peristiwa, menunggu sarapan yang terlalu lama, suasana kerja keras, menstruasi atau keadaan bosan. Biasanya orang yang menderita migrane akan mengalami gangguan pada penglihatan dan pendengaran. Misalnya bila ada bunyi-bunyian, maka ia merasa bunyi itu memekakkan telinganya atau cahaya normal membuat penglihatan terlalu menyilaukan. Pada saat terkena migrane, pembuluh dalam otak terganggu dan akan mengakibatkan gejala stroke. Setelah itu penderita migrane akan merasakan nyeri yang berdenyut-denyut di sekitar kepala.
Di Amerika, sekira 17% laki-laki dan 30% wanita, terkena migrane setiap tahunnya dan 4% penduduk memiliki kemungkinan untuk terkena penyakit ini. Penderita jenis migrane ini biasanya sekira 15%.
Tipe kedua adalah migrane umum. Sakit kepala ini biasanya terjadi di sekitar mata, gejalanya seperti stroke. Akibat yang paling fatal adalah si penderita dapat kehilangan kemampuan bicara atau gangguan penglihatan.
Umumnya, migrane sering memengaruhi saraf karena terjadi di daerah di sekitar dekat mata dan dahi. Hidup yang terlalu tertekan, tidur telalu banyak atau terlalu sedikit, makan berlebihan, menstruasi dan stres, merupakan beberapa faktor penyebab orang terkena migrane ini.
Sakit kepala yang terlalu banyak dapat menimbulkan penderitaan. Karena nyeri yang terlalu kuat, banyak penderita yang membentur-benturkan kepalanya ke tembok.
Penelitian yang dilakukan terhadap binatang menunjukkan bahwa selama terjadi migrane, darah yang mengalir ke dalam otak menurun. Fenomena ini menurut peneliti merupakan gelombang dari kegiatan otak yang tertekan. Selama ini penurunan darah tersebut belum dibuktikan pada manusia yang merupakan pertimbangan sebab-sebab terjadinya migrane.
Hipotesis lain menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam penggunaan zat kimia di otak. Pada penderita migrane umumnya banyak ditemukan zat kimia di otaknya.
Secara umum dapat kita bedakan dua sebab timbulnya migrane, yaitu karena faktor keturunan dan pengurasan energi. Beberapa hal yang menyebabkan pengurasan energi adalah menstruasi, alergi, infeksi, dan kadar gula rendah dalam darah. Tetapi ada beberapa pengurasan energi yang dapat kita hindari, yaitu bekerja terlalu banyak, serba terburu-buru, kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan kurang tidur/istirahat, kelebihan rokok, minuman keras, seks.
Mengurut leher dan punggung
Penderita migrane banyak yang mengatasinya dengan minum obat aspirin yang dicampur kola atau kopi, padahal campuran ini sebenarnya akan menambah sakit kepala. Sebaiknya, hindarilah penggunaan aspirin yang terlalu sering (setiap saat) karena tubuh menjadi kebal. Musik juga dapat mengurangi sakit kepala, membuat kita rileks, dan biasanya orang yang sensitif terhadap suara keras lebih suka menyendiri apabila sakit kepala menyerang dirinya.
Beberapa penderita penyakit kepala kronis ada yang menggunakan obat-obat keras seperti codeine. Antidepressants terkadang digunakan juga untuk pencegahan sakit kepala. Namun, karena obat tersebut memunyai efek samping, usahakan pencegahan dengan melalui kebiasaan hidup sehat dan baik.
Apabila merasakan nyeri kepala, cobalah relaks sejenak secara perlahan. Cara berhenti yang mendadak pada saat tensi meninggi akan berakibat pembuluh darah dalam otak kembang kempis. Oleh karena itu, jika merasa letih, usahakan jangan langsung merebahkan diri di atas tempat tidur dengan harapan kita dapat tertidur pulas. Namun, cobalah merendahkan tensi darah dengan cara perlahan, misalnya berjalan kaki beberapa saat, minum minuman hangat atau mengurut leher dan punggung.
Karena migrane menyerap simpanan energi tubuh, secara umum pengobatannya adalah dengan meningkatkan energi tubuh malalui makanan dan vitamin sehingga dapat mencegah akibat jelek yang lebih jauh, yaitu stres. (Sumber: Pikiran Rakyat)***
Langganan:
Postingan (Atom)